Solusi Nyeri Punggung / Cedera pada Otot

Backpain adalah fenomena umum di Indonesia dengan hampir 80% populasi mengidapnya. Penggunaan otot punggung yang berlebihan atau ketegangan / cedera pada otot dan ligamen yang menopang tulang belakang adalah penyebab paling umum dari nyeri punggung.

Nyeri punggung bisa akut, berulang atau kronis. Kebanyakan orang yang menderita sakit punggung termasuk dalam kategori pertama di mana rasa sakit itu hilang dalam waktu sekitar enam minggu dan pengobatan rumahan terbukti sangat efektif. Dalam kasus kategori berulang, nyeri muncul kembali setelah beberapa waktu sementara nyeri kronis berlangsung untuk jangka waktu yang lebih lama.

Ketegangan pada otot punggung karena menekuk, memutar, atau mengangkat beban biasanya menyebabkan nyeri punggung. Infeksi, radang sendi, atau kista ovarium juga bisa menjadi penyebab sakit punggung. Di zaman sekarang ini orang sering duduk dalam satu postur dalam waktu yang lama sehingga mengalami sakit di punggung.

Nyeri punggung dapat muncul tiba-tiba, tetapi berkembang dalam jangka waktu yang lebih lama dan umumnya disebabkan oleh ketegangan pada otot punggung. Akumulasi produk sampingan asam seperti asam laktat dan asam piruvat membatasi fungsi normal jaringan otot dan menyebabkan iritasi atau nyeri pada otot. Hal ini menyebabkan masalah yang dikenal sebagai nyeri otot onset tertunda (DOMS).

Terapi syaraf kejepit tulang belakang atau pinggang belakang dengan susu colostrum adalah solusinya.

Perawatan efektif untuk sakit punggung hanya dapat dilakukan setelah diagnosis yang tepat dari faktor-faktor penyebab rasa sakit tersebut dilakukan. Nyeri punggung yang parah mungkin sering disebabkan oleh kejang otot yang disebabkan oleh ketegangan punggung sederhana. Di sisi lain, penderita hernia disk mungkin tidak akan mengalami nyeri punggung dalam waktu yang lama. Jadi, sangat penting untuk mengetahui penyebab sebenarnya dari sakit punggung. Cedera pada ligamen atau tendon otot tidak terlalu mengkhawatirkan dan mudah disembuhkan dibandingkan dengan patah tulang atau tumor di tulang belakang.

Gejala nyeri punggung yang paling umum akibat hernia diskus adalah mati rasa di kaki dan punggung. Gangguan cakram degeneratif dan osteoartritis dapat menyebabkan situasi di mana rasa sakit bertambah parah dengan gerakan punggung. Nyeri ringan di punggung juga bisa disebabkan oleh permulaan artritis. Seorang ahli bedah ortopedi atau spesialis tulang belakang harus dikonsultasikan jika terjadi nyeri kronis.